Berita Kesehatan

Cakupan CKG Capai 22,7 Persen, Blora Duduki Peringkat ke-6 se-Jateng!

Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Blora, Edi Widayat saat diwawancara mengenai Program CKG di Blora. (Lingkar Media Group Network)

Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Blora, Edi Widayat saat diwawancara mengenai Program CKG di Blora. (Lingkar Media Group Network)

BLORA, Mantranews.id – Hingga Jumat (11/7/2025), sebanyak 210.212 warga Kabupaten Blora telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sepanjang tahun 2025

Program ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Blora, Edi Widayat, menjelaskan bahwa jumlah peserta tersebut merupakan 22,7 persen dari total sasaran 925.434 warga.

Dengan pencapaian ini, Kabupaten Blora menduduki peringkat 6 di Jawa Tengah dalam cakupan program CKG.

“Dengan 210.212 warga yang telah terlayani pada program CKG, Kabupaten Blora menjadi peringkat 6 di Jawa Tengah,” kata Edi.

Ia merinci, capaian tersebut berasal dari 211.983 warga yang mendaftar di 26 puskesmas. Dari jumlah pendaftar itu, sebanyak 207.361 warga, atau 97,81 persen, hadir sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Program CKG Lebih Banyak Dimanfaatkan Usia Produktif

Dia membeberkan bahwa mayoritas peserta program CKG berasal dari kelompok usia produktif.

“Warga yang berusia 18 hingga 59 tahun itu mencapai 167.231. Lalu disusul lansia di atas 60 tahun sebanyak 31.726 warga,” ungkapnya.

Sementara itu, kelompok anak-anak tercatat 11.255 peserta, terdiri dari 9.705 anak berusia 1 hingga 6 tahun dan 1.550 bayi usia 1 hingga 2 hari.

Edi menegaskan bahwa pelaksanaan program CKG diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing puskesmas sesuai wilayah kerjanya. Target capaian nasional ditetapkan sebesar 80 persen dari total penduduk di tiap wilayah kerja.

“Target yang ditetapkan secara nasional itu 80 persen warga di wilayah kerja masing-masing puskesmas. Semisal ada dua puskesmas di satu kecamatan ya dibagi dua, sesuai wilayah kerja,” jelas Edi. (Lingkar Media Group Network)

Exit mobile version