Berita Peristiwa PERTANIAN

Jeritan Hati Petani di Bumi Mina Tani, Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

1768360392103

PATI, Mantranews.id – Luasan lahan pertanian di Kabupaten Pati yang terdampak banjir terus meluas. Data dari Dinas Pertanian (Dispertan) menunjukan ada sebanyak 4.400 hektar areal pertanian yang ditanami padi, tebu, dan bawang merah yang terendam air.

Kepala Dispertan Pati Ratri Wijayanto mengatakan, dari ketiga komoditas tersebut, tanaman padi adalah yang paling terdampak dan tersebar di sejumlah kecamatan. Mulai dari kecamatan Gabus, Pati Kota, Jakenan, Kayen, Dukuhseti, dan Sukolilo.

Sementara itu untuk tanaman bawang merah, terkonsentrasi di Kecamatan Wedarijaksa dan sebagian kecil Batangan yang rusak akibat banjir.

“Areal pertanian yang terdampak banjir sudah mencapai 4.400 hektar, mayoritas tanaman padi,” kata Ratri, Kamis 15 Januari 2026.

Ketinggian air bahkan bisa mencapai satu meter, membuat lahan pertanian berubah menjadi lautan dan bisa dilalui dengan perahu.

Sementara itu untuk bantuan kepada petani yang terdampak puso, pihaknya belum bisa memutuskan. Ratri mengaku harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikarenakan kerusakan sawah dikarenakan bencana alam.

“Nanti bisa disampaikan BPBD, karena secara mekanisme ada disana. Tapi nanti secara pribadi saya berharap ada bantuan,” imbuhnya.

Sampai saat ini, Dispertan juga terus melakukan pendataan. Mengingat banjir yang terus meluas akan turut berdampak pada kerusakan tanaman. (ARIF – Mantranews.id)

Exit mobile version