PATI, Mantranews.id – Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mendapat perhatian dari Presiden Prabowo Subianto. Pada akhir Desember 2025, Presiden menginstruksikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan untuk meninjau langsung progres pembangunan kawasan tersebut.
Menko Pangan Zulkifli Hasan menyebut Kampung Nelayan Banyutowo sebagai contoh kawasan pesisir yang dibangun secara terpadu. Di lokasi tersebut telah tersedia berbagai fasilitas penunjang sektor perikanan.
“Di Banyutowo dibangun kampung nelayan lengkap, ada pabrik es, cold storage, tempat penyimpanan dan lelang ikan, warung-warungnya, jalannya juga dibaguskan, termasuk tambatan perahu. Bahkan di sebelahnya sedang dibangun Koperasi Desa Merah Putih,” ujar Zulhas, sapaannya.
Menurut Zulkifli Hasan, penguatan sektor perikanan rakyat merupakan bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Ia menegaskan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya dilakukan di Banyutowo. Pemerintah menargetkan pembangunan 100 kampung nelayan di Jawa Tengah, meski saat ini jumlahnya masih terbatas.
Sementara itu, salah satu warga Dukuhseti, Imam, menyambut baik pembangunan KNMP di Banyutowo. Ia menilai program tersebut akan berdampak positif bagi masyarakat pesisir.
“Saya yakin ini adalah program dari bapak presiden Prabowo untuk ketahanan pangan, utamanya di bidang perikanan,” ungkapan, Selasa 6 Januari 2026.
Bupati Pati Sudewo juga menyampaikan dukungan terhadap pembangunan KNMP Banyutowo. Ia mengungkapkan rencana pembangunan pelabuhan perikanan skala besar di Kecamatan Juwana yang akan dimulai pada 2026 dan ditargetkan selesai pada 2028.
“Pak Menko melihat langsung progres Kampung Nelayan Merah Putih di Banyutowo dan menyampaikan akan ada beberapa kampung nelayan lagi seperti ini di beberapa titik di Kabupaten Pati, termasuk penanganan tambak budidaya ikan,” kata Sudewo.
Selain itu, dalam waktu dekat Kampung Nelayan Merah Putih Banyutowo dijadwalkan akan dikunjungi sejumlah pejabat negara, antara lain Menteri Koperasi, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. (Arif Febriyanto – Mantranews.id)


