PATI, Mantranews.id – Rencana pembangunan gerai Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih di Desa Tambaharjo, Kecamatan/Kabupaten Pati si Dusun Beran diperotes sejumlah warga, Selasa (6/1/2025). Dalam sebuah video yang beredar di jagad maya, tampak sejumlah warga sedang beradu argumen dengan anggota Koramil Pati Kota yang ada di lokasi.
Abdul Jabar, salah seorang warga berasalan, pembangunan Kopdes Merah Putih dilaksanakan di lapangan desa yang notabene masih dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berolahraga. Selain itu, pembangunan Kopdes ini nantinya dikhawatirkan akan menggusur sejumlah kios yang berada di tepi lapangan
Dua alasan inilah yang kemudian membuat warga menjadi gerak, seakan-akan pembangunan Kopdes tidak mengedepankan kepentingan rakyat.
Warga pun semakin geram lantaran janji kepala desa untuk mempercantik lapangan sepakbola sampai saat ini belum terlaksana. Sehingga jika tuntutan perbaikan lapangan belum direalisasi, warga akan tetap kekeh menolak pembangunan Kopdes.
“Bukan keberatan, warga minta keseimbangan. Ada pembangunan Kopdes, lapangan juga dibangun. Kami dan teman-teman karang taruna tidak mau janji-janji kapan akan dibuat. Harus diperbaiki biar untuk latihan sepakbola,” ungkapnya.
Sejauh ini, kata Abdul, sudah ada persetujuan dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Kades untuk segera memperbaiki lapangan, sebelum Kopdes benar-benar dibangun.
“Kami sudah rembugan dengan teman-teman, kami setujui bersama BPD dan kepala desa untuk segera diperbaiki lapangannya. Ada pertanyaan bahwa lapangan dibangun,” imbuhnya.
Sementara itu Kepala Dusun Beran, Sulono menyampaikan, jika pembangunan Kopdes tidak akan merusak fasilitas warga termasuk lapangan. Pihak desa juga memastikan titik koordinat di lapangan Sudan disepakati hasil dari musyawarah desa (musdes).
“Ada salah satu yang punya kios merasa terganggu. Ia mengajak para pemuda katanya lapangan mau dirusak itu tidak benar. Musdes ditentukan disini, sekaligus menata Dusun Beran biar tambah bagus meningkatkan ekonomi masyarakat. Lapangan tidak dirusak, hanya digeser ke kiri karena masih sangat luas,” saut Kadus.
Setelah adanya kesepakatan damai ini, pihak desa berharap pembangunan Koperasi Desa Tambaharjo bisa kembali dilanjutkan. Begitupun dengan warga yang tetap bisa memanfaatkan lapangan untuk kegiatan olahraga. (Arif Febriyanto – Mantranews.id)


