Berita Headline Infrastruktur Pendidikan Peristiwa

SDN 02 Sambirejo Tlogowungu Rusak Parah, Disdikbud Pati Bakal Usulkan Perbaikan

IMG 20260115 WA0011

PATI, Mantranews.id – Sebanyak tiga ruang kelas di SDN 02 Sambirejo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati mengalami rusak parah, bahkan satu kelas roboh pada Rabu siang 14 Januari 2026, sekitar pukul 13.00 WIB. Kerusakan ini diduga dikarenakan cuaca buruk yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan bangunan kelas menjadi rapuh dan ambruk.

Saat dikonfirmasi, Kamis 15 Januari 2026, Kepala Sekolah, Prihadi, mengatakan jika sebelumnya ketiga ruang kelas sudah dalam keadaan memperhatikan. Selain itu, terdapat bangunan gedung dan kantin yang juga rusak akibat cuaca buruk.

“Kemarin hari Rabu pukul 13.00 WIB gedung kami ambrol karena curah hujan tinggi dan angin, mengakibatkan gedung kami ambrol parah. Ada tiga ruang kelas, gudang, dan kantin bangunan lama yang rusak parah,” ungkapnya.

Pihak sekolah sebelumnya juga telah melaporkan kerusakan kelas ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati. Hanya saja belum ada tindakan nyata, hingga kemudian mengakibatkan ruang kelas ambruk. Beruntung kejadian ambruknya ruang kelas terjadi saat siang hari setelah kegiatan belajar dan tidak menimbulkan korban.

“Sudah kurang lebih 2 tahun, kami sudah melaporkan secara intensif ke desa, korwil, desa, bahkan ke dinas sudah mengetahui kondisi seperti ini. Belum ada tindakan, hanya penilaian dan cek lokasi,” tambahnya.

Terkait Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), di ketiga kelas digabung dengan cara skat di ruang kelas yang lain sembari menunggu perbaikan dari pihak terkait.

“Kami sudah bermusyawarah dengan komite, kami relokasi ke ruang lain atau ruangan kita sekat. Anak-anak tetap belajar dengan baik,” tandasnya.

Sementara itu menanggapi adanya musibah ini, Kepala Disdikbud Pati Sunarjo, mengaku sudah mendapatkan laporan kerusakan SDN 02 Sambirejo sebelum kejadian ambruknya ruang kelas.

Hanya saja terkait perbaikan jangka panjang, pihaknya masih menunggu dari kementerian apakah mendapatkan jatah perbaikan atau tidak.

“Baru proses (penanganan) kita tindaklanjut sesuai situasi dan kondisi, tunggu informasi lebih lanjut,” kata Sunarji. (ARIF – Mantranews.id)